Skip to main content

Translate

Manfaat Renang Untuk Muslimah


Yuk Terapkan Hidup Sehat Tanpa Melepas Syariat!
.
Siapa bilang sih aturan syariat itu menyulitkan muslimah?
Nggak lah dear.. Sebagai muslimah, kamu harus tetap jaga kesehatan dengan pola hidup yang sehat. Jaga pola makan, pola tidur, dan pastinya rutin berolahraga.
.
Nah.. Salah satu hobby Alila adalah berenang. Kenapa? Karena renang adalah aktivitas yang disunnahkan Rasulullah, selain memanah dan berkuda.
Nah, beberapa manfaat Renang bagi kesehatan fisik yaitu :
1. Melatih pernafasan
2. Meningkatkan kekuatan Otot dan tulang
3. Meninggikan badan
4. Sehat untuk jantung
5. Bentuk tubuh ideal
6. Menurunkan stress
7. Meredakan radang sendi
Dan masih banyak lagi..
.
Ets, tapi kalo kamu berenang di kolam renang umum, pastikan outfitmu tetep syar'i ya dear. Dan jangan terlalu banyak gaya 🙈 tetep jaga izzah dan iffah ❤
.
Berenang pake hijab syar'i?
Helllow..
Ribs keleuuss!
.
Hmm Kamu terbiasa pake outfit syari saat jalan2 atau ke kajian kan?
Jadi, Insyaa Allah saat renang pun akan terasa biasa saja. .
Karena di darat, udara, ataupun air, kita tetap harus menutup aurat dengan sempurna.
Tetep memakai mihnah, gamis, khimar menutup dada, plus kaos kaki.
.
Di tempat umum, Jangan lepaskan hijab syar'i mu dimanapun dan kapanpun. Taat, tanpa tapi. Semoga olahraga kita Allah ridhoi 😊
.
#SyariEverywhere

Comments

Popular posts from this blog

Kisah Nabi Shalih ‘Alaihissalam

Kisah Nabi Shalih ‘Alaihissalam Di daerah Hijr yang terletak antara Hizaj dan Syam, dimana tempat tersebut sekarang disebut “Madaa’in Shalih” ada sebuah kabilah yang tinggal, namanya kabilah Tsamud. Nenek moyang mereka nasabnya sampai kepada Saam bin Nuh. Kehidupan mereka makmur, mereka memahat gunung dan menjadikannya sebagai rumah. Mereka menempati rumah itu di musim dingin untuk melindungi mereka dari hujan dan angin kencang. Mereka juga membuat istana pada tanah-tanah yang datar yang mereka tempati di musim panas. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengaruniakan kepada mereka nikmat yang begitu banyak, Dia memberikan kepada mereka tanah yang subur, air tawar yang melimpah, kebun-kebun yang banyak, tanaman-tanaman, dan buah-buahan. Akan tetapi, mereka membalas nikmat tersebut dengan sikap ingkar, mereka kafir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan tidak menyembah-Nya, yang mereka sembah malah patung dan menjadikannya sebagai sekutu bagi Allah. Kepada patung-patung itu, mereka berdoa, memperse...

Kisah Lengkap Nabi Yusuf ‘Alaihissalam

Yusuf ‘Alaihissalam Bermimpi Pada suatu malam ketika Yusuf masih kecil, ia bermimpi dengan mimpi yang menakjubkan. Ia bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan bersujud kepadanya. Ketika ia bangun, maka ia langsung mendatangi ayahnya, Nabi Ya’qub ‘alaihissalam menceritakan mimpinya itu. Ayahnya pun langsung memahami takwilnya, dan bahwa akan terjadi pada anaknya suatu urusan yang besar. Maka ayahnya segera mengingatkan Yusuf agar tidak menceritakan mimpinya itu kepada saudara-saudaranya yang nantinya setan akan merusak hubungan mereka dan berhasad kepadanya atas pemberian Allah itu. Yusuf pun menaati saran ayahnya. Saudara-saudara Yusuf Berniat Buruk Kepada Yusuf Nabi Ya’qub ‘alaihissalam sangat sayang kepada Yusuf sehingga membuat saudara-saudaranya merasa iri dengannya. Mereka pun berkumpul untuk membuat makar kepadanya agar Yusuf dijauhkan dari ayahnya dan kasih sayang itu beralih kepada mereka. Salah seorang di antara mereka mengusulkan untuk membunuh Yusuf atau membuan...

Antara Riba Dan Kerasukan Setan

Pemakan Riba Seperti Orang Kerasukan Setan. Mereka mengalami banyak masalah dan bingung, harus seperti apa. Akan sibuk kesana kesini, seperti orang linglung, karena terus menerus mengejar dunia.. . “Orang-orang yang makan (mengambil) riba, (pada hari kiamat) mereka tidak akan dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Hal itu dikarenakan mereka berkata, Sesungguhnya jual beli itu adalah sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya kentungan-keuntungan (hasil riba) yang telah diambilnya dahulu (sebelum datangnya larangan itu), dan urusannya (terserah) kepada Allah. Dan orang-orang yang mengulangi (mengambil riba), maka mereka adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (QS: al-Baqarah 275) . Ketika menafsirkan ayat di atas, Asy-Syaikh ‘Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah ...