Rugi! Siapa saja diantara kita yang dikaruniai keturunan oleh Allah Swt, tetap tidak menjadi investasi baginya di dunia dan di akhirat
.
Rugi! Siapa saja yang mempunyai anak, tetapi justru malah ikut menyeretnya ke dalam api neraka
.
Orangtua mana yang tak sedih saat melihat anak-anaknya jauh dari Alquran, tak mengerti tentang agama dan akhlak yang jauh dari kata baik
.
Maka, sebelum anak-anakmu menjadi anak yang durhaka dan tak paham agama, didiklah ia sedari dini dengan agama
.
Ajarkan tentang Islam mulai dari akar hingga daun, jangan biarkan virus-virus sekularisme, liberalisme dan lainnya masuk ke dalam anak-anakmu
.
Jagalah ia, rawatlah ia, didiklah dengan penuh kesungguhan agar menjadi investasi di dunia dan di akhirat
.
Sebelum menyesal! Sebab betapa banyak orangtua yang sudah menyesal karena tak mendidik anaknya dengan agama
.
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh. (HR. Muslim no. 1631)
.
.
Kisah Nabi Shalih ‘Alaihissalam Di daerah Hijr yang terletak antara Hizaj dan Syam, dimana tempat tersebut sekarang disebut “Madaa’in Shalih” ada sebuah kabilah yang tinggal, namanya kabilah Tsamud. Nenek moyang mereka nasabnya sampai kepada Saam bin Nuh. Kehidupan mereka makmur, mereka memahat gunung dan menjadikannya sebagai rumah. Mereka menempati rumah itu di musim dingin untuk melindungi mereka dari hujan dan angin kencang. Mereka juga membuat istana pada tanah-tanah yang datar yang mereka tempati di musim panas. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengaruniakan kepada mereka nikmat yang begitu banyak, Dia memberikan kepada mereka tanah yang subur, air tawar yang melimpah, kebun-kebun yang banyak, tanaman-tanaman, dan buah-buahan. Akan tetapi, mereka membalas nikmat tersebut dengan sikap ingkar, mereka kafir kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan tidak menyembah-Nya, yang mereka sembah malah patung dan menjadikannya sebagai sekutu bagi Allah. Kepada patung-patung itu, mereka berdoa, memperse...
Comments
Post a Comment